Kenapa Kita Suka Nonton Film Horor? Ini Hasil Risetnya!

Kenapa Kita Suka Nonton Film Horor? Ini Hasil Risetnya!

Kenapa Kita Suka Nonton Film Horor? Ini Hasil Risetnya!

Kenapa Kita Suka Nonton Film Horor? Ini Hasil Risetnya – Film horor akan selalu laris ditonton, apalagi di Indonesia. Tercatat, 5 di antara 10 film terlaris di Indonesia tahun 2018 adalah film horor!

film horor terlaris tersebut adalah Suzzana: Bernapas dalam Kubur (3.346.185 penonton), Danur 2: Maddah (2.572.871 penonton), Asih (1.714.798 penonton), Jailangkung 2 (1.498.635 penonton) dan Sabrina (1.337.510 penonton).

Dilansir dari https://cjoutback.com mengapa kita suka sekali menonton film horor, padahal kita tahu bahwa kita sedang ditakut-takuti? ini penjelasan ilmiahnya!

1. Mencari hiburan dan menangkal kebosanan 

Ini adalah jawaban paling umum yang bisa diprediksi. Tentu saja, tujuan orang untuk menonton film adalah agar terhibur. Mungkin sebagian orang akan merasa janggal, bagaimana kita bisa terhibur bila sepanjang film kita ditakut-takuti? Well, ini terjadi karena penonton film horor menyukai sesuatu yang bisa memacu adrenalin mereka.

Selain itu, alasan lainnya adalah film horor dapat menangkal kebosanan. Dibanding dengan genre lain, jalan cerita dan ending film horor cukup sulit ditebak. Itulah yang menyebabkan sebagian orang menggemari menonton film horor.

2. Cara film horor mengungkapkan kejahatan 

Alasan lain yang membuat seseorang menyukai menonton film horor adalah dari caranya mengungkapkan kejahatan. As we know, di film horor pasti ada sosok yang jadi antagonis, entah itu hantu yang suka meneror manusia atau psikopat keji yang suka membunuh. Sepanjang film, jantung kita akan dibuat berdebar-debar karenanya.

Lalu, kita sebagai penonton akan menebak-nebak apa alasan tokoh itu menjadi sosok yang kejam dan bagaimana ending-nya nanti. Ini akan menjadi semakin seru ketika tebakan kita salah dan film tersebut berakhir jadi twist ending. Tokoh yang awalnya kita duga sebagai sosok yang innocent, ternyata merupakan dalang dari segala kejahatan!

3. Berpikir bahwa hal-hal buruk cuma terjadi di film, bukan di kehidupan nyata 

Selain itu, alasan orang menonton film horor karena menganggap bahwa hal-hal buruk hanya terjadi di film, bukan di kehidupan nyata. Jika di kehidupan nyata kita dikejar oleh sosok mengerikan, kita akan mengerahkan segala cara untuk kabur darinya. Namun, ketika hal itu terjadi di film, kita hanya perlu mengalihkan rasa takut kita saja.

Ketika sedang ketakutan saat menonton film horor, kita hanya perlu menutup mata atau telinga, menjeda (pause) film atau mendistraksi diri dengan makan cemilan, ungkap laman Science Nordic. We will not getting hurt, because it’s just a movie, right? 

4. Kita bisa mengontrol kecemasan dan rasa takut 

Masih berhubungan dengan poin ketiga, alasan seseorang suka menonton film horor adalah karena mereka bisa mengendalikan kecemasan dan rasa takut yang dialami. Kita pun bisa mengontrol rasa takut dan kecemasan karena menganggap bahwa semuanya hanya terjadi di film dan kita baik-baik saja di dunia nyata.

Søren Birkvad dalam laman Science Nordic menyebut bahwa film horor merupakan terapi untuk menghadapi kecemasan kita sendiri. Beberapa remaja laki-laki sengaja menonton film horor bersama-sama sebagai semacam tes kejantanan untuk mengetahui siapakah yang paling berani di antara mereka.

5. Mencari sensasi dan menantang adrenalin 

Jika orang lain menantang adrenalin dengan cara melakukan hal-hal ekstrem, seperti terjun payung, bungee jumping hingga panjat tebing, penonton film horor melakukannya dengan cara yang berbeda. Semakin berkeringat, tangan mendingin dan jantung berdebar-debar, justru terasa semakin senang!

Sensasi inilah yang dicari-cari oleh penonton film horor. Menurut laman Zee News, sebagian orang sengaja menonton film horor karena ingin mencari sensasi dan meningkatkan adrenalin. Dorongan adrenalin itu dinikmati karena kita merasa takut sekaligus aman pada saat yang bersamaan.

Comments are closed.