Keindahan Taman Sungai Mudal Di Pedalaman Menoreh

Keindahan Taman Sungai Mudal Di Pedalaman Menoreh

Keindahan Taman Sungai Mudal Di Pedalaman Menoreh

Keindahan Taman Sungai Mudal Di Pedalaman Menoreh – Keindahan alam Kulonprogo kini kian terkuak dan menampilkan berbagai pesona yang unik. Taman Sungai Mudal, adalah salah satu wisata air yang dimiliki Kecamatan Girimulyo setelah Air Terjun Kedung Pedu, Grojogan Sewu hingga Air Terjun Kembang Soka.

Taman Sungai Mudal berada di Dusun Banyunganti, Desa Jatimulyo memiliki pesona yang unik dan eksotis. Objek wisata baru itu belum lama diresmikan oleh Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo. Kesejukan air dan keindahan alam tempat wisata ini mencoba menawarkan sensasi yang berbeda dari objek wisata lain yang ada di Pegunungan Menoreh.

Pesona taman sungai ini berada tepat di bawah Gunung Kelir dan dikelilingi pepohonan. Tak heran jika objek wisata tersebut dikenal sebagai sebuah taman yang terbentuk secara alami.

Pengelola Taman Sungai Mudal Andri Berlianto mengatakan, tempat wisata ini muncul berawal dari kegiatan gotong royong dan kerja bakti yang dilakukan masyarakat. Saat membersihkan sungai, tanpa sengaja warga menyetuskan untuk menjadikan sungai ini sebagai tempat wisata.

“Akhirnya, sejumlah warga diberdayakan untuk menata sungai ini. Panjang sungai ini kira-kira 600 meter dan keunikannya adalah beberapa kolam alam yang dapat digunakan untuk berendam,” ujar Andri pekan lalu.

Taman Sungai Mudal berada tepat di atas objek wisata Air Terjun Kembang Soka dan Air Terjun Kedung Pedut.  Maka tak heran, jika sungai ini menjadi salah satu sumber mata air yang ada di wilayah Pegunungan Menoreh. Peningkatan fasilitas dan infrastruktur terus diupayakan untuk menjadikan tempat wisata ini menarik dan nyaman dikunjungi.

“Kami juga sedang menyiapkan lahan yang akan dijadikan sebagai Register 918Kiss camping ground, “ jelas Andri.

Salah satu warga, Prayitno menambahkan, masyarakat juga telah menyiapkan lahan untuk dijadikan sebagai tempat parkir. Pasalnya, saat ini kunjungan wisata ke Taman Sungai Mudal mulai mengalami peningkatan.

Prayitno mengungkapkan, permintaan untuk lahan perkemahan juga banyak datang dari pengunjung. Belum lama ini, ada tawaran dari mahasiswa UGM yang berencana melakukan kemah untuk 500 orang. Namun, karena lahan yang belum siap, kegiatan perkemahan belum bisa dibuka.

“Lahan untuk perkemahan harus ditata lebih dulu. Waktu untuk menata lahan tersebut sekitar empat bulan,” imbuh Prayitno.

Comments are closed.