5 Tanda Kecanduan Media Sosial, Yang Perlu Kamu Waspadai

5 Tanda Kecanduan Media Sosial, Yang Perlu Kamu Waspadai

Tanda Kecanduan Media Sosial – Hidup di era digital tentunya tidak mengherankan lagi, terutama jika media sosial menjadi bagian dari kehidupan. Seperti yang selalu diperdebatkan, bahwa media sosial adalah pisau bermata dua.

Karena di satu sisi memang media sosial bisa bermanfaat untuk kita, mulai dair menjaga pertemanan, mencari barang, hingga mencari pekerjaan. Namun, di sisi lain media sosial dapat menimbulkan kecanduan yang tentunya bisa menggangu kesehatan fisik dan mental seseorang.

Baca Juga: Tempat rekreasi dengan keluarga di sekitar jakarta

Lalu bagaimana perilaku bermedia sosialmu? Apakah masih termasuk normal atau berakibatkan kecanduan? Untuk itu, berikut 5 tanda yang perlu diperhatikan.

1. Terbiasa Menunda-Nuna

Jeda 10 menit ketika sedang bekerja bisa membantu kita meningkatkan produktivitas dan kreativitas. Namun, masalahnya adalah ketika jeda tersebut malah digunakan untuk mengakses media sosial, kita justru tak menyadari telah melewatkan 30 menit atau bahkan lebih hanya untuk mengecek lini masa.

Di media sosial, kita menemukan banyak sekali hal yang dapat membuat kita kehilangan waktu dan pada akhirnya pekerjaan menjadi terbengkalai. Jika ingin mengisi jeda dengan hal yang lebih produktif, cobalah berjalan kaki ke taman, memandang tanaman, atau berbicara dengan anak atau pasangan.

2. Media Sosial Sebagai Sumber Berita Utama

Media sosial bukanlah sumber utama untuk mencari berita. Media sosial memang menayangkan banyak sumber berita, namun kamu tidak bisa bergantung pada apa yang ada di sana tanpa melakukan pengecekan ganda. Lebih baik, kamu mengonsumsi berita dari sumber-sumber terpercaya, seperti situs berita, televisi atau radio berita.

3. Merasa Gelisah Saat Tidak Akses Media Sosial

Pernahkah kamu merasakan sakit perut, gelisah atau jantung berdegup lebih kencang ketika tidak bisa mengakses media sosial? Keinginan kuat untuk mengambil ponsel dan melihat media sosial setiap 30 menit, misalnya, mengindikasikan bahwa kebutuhanmu terhadap media sosial sudah sangat kuat. Kegelisahan itu artinya kamu perlu mengatur waktu yang kamu habiskan untuk melihat layar ponsel dan mengakses media sosial.

4. Langsung Memeriksa Ponsel Ketika Mendengar Notif

Notifikasi ponsel memiliki efek dopamin, atau zat kimia yang memberi efek bahagia terhadap otak. Maka ketika mendengar notifikasi, banyak orang merasa mendapatkan hadiah. Menurut sejumlah penelitian, dopamin adalah unsur utama dalam kebanyakan kasus kecanduan. Begitu jatuh di dalamnya, siklus akan berlanjut. Terus-menerus memeriksa notifikasi media sosial juga bisa menjadi salah satu pemicu kecanduan seseorang.

5. Terbiasa Menunda-Nunda

Jeda 10 menit ketika sedang bekerja bisa membantu kita meningkatkan produktivitas dan kreativitas. Namun, masalahnya adalah ketika jeda tersebut malah digunakan untuk mengakses media sosial, kita justru tak menyadari telah melewatkan 30 menit atau bahkan lebih hanya untuk mengecek lini masa.

Di media sosial, kita menemukan banyak sekali hal yang dapat membuat kita kehilangan waktu dan pada akhirnya pekerjaan menjadi terbengkalai. Jika ingin mengisi jeda dengan hal yang lebih produktif, cobalah berjalan kaki ke taman, memandang tanaman, atau berbicara dengan anak atau pasangan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi tempat wisata ketika berlibur ke NTT

Itulah tadi beberapa tanda kecanduan media sosial. Semoga dengan artikel diatas bisa menambah wawasan dan informasi buat kamu.

Comments are closed.