Daftar Film Terbaik tentang Holocaust yang Wajib Banget Kamu Tonton

Daftar Film Terbaik tentang Holocaust yang Wajib Banget Kamu Tonton

Daftar Film Terbaik tentang Holocaust yang Wajib Banget Kamu Tonton

Daftar Film Terbaik tentang Holocaust yang Wajib Banget Kamu Tonton – Holokaus, di kenal pula sebagai Shoah. Adalah genosida terhadap kira-kira enam juta penganut Yahudi Eropa selama Perang Dunia II. Suatu program pembunuhan sistematis yang di dukung oleh negara Jerman Nazi. di pimpin oleh Adolf Hitler. Dan berlangsung di seluruh wilayah yang di kuasai oleh Nazi.

Tragedi besar dalam sejarah sering menjadi inspirasi bagi pembuatan film-film hebat. Sebagai salah satu peristiwa paling tragis dalam sejarah manusia. Holocaust juga telah mengilhami sejumlah sutradara untuk membuat karya sinematik yang berhubungan dengan peristiwa keji ini.

Untuk alasan yang baik, film-film ini dapat melestarikan ingatan sejarah untuk generasi mendatang. Baik untuk tujuan pendidikan maupun sebagai peringatan bahwa deposit idn poker via dana kejahatan semacam itu pernah terjadi di muka bumi. Artikel di bawah ini akan membahas beberapa film terbaik tentang Holocaust yang bisa kalian tonton.

1. Europa Europa (1990) 

Bisa di bilang kalau film ini lebih mirip gambaran epik Perang Dunia II daripada film Holocaust murni. Ketika menontonnya, kalian akan di bawa ke sebuah pogrom terkenal yang di kenal sebagai Kristallnacht. Melalui mata seorang bocah Jerman-Yahudi bernama Solomon Perel.

Di dasarkan pada kisah nyata, Europa Europa mengikuti kisah Perel saat ia melakukan perjalanan dari Nazi Jerman ke Polandia. Kemudian ke Uni Soviet.

Film yang luar biasa ini merinci pelarian Perel dari penjara Nazi. Di mana ia mencoba menyembunyikan identitasnya dan menyamar sebagai seorang Arya. Untuk menghindari nasib yang di hadapi oleh seluruh Yahudi Eropa pada saat itu. Yakni di bantai di dalam kamar gas di kamp-kamp konsentrasi Nazi.

2. Schindler’s List (1993)

Tidak di ragukan lagi kalau Schindler’s List menjadi film paling terkenal dalam daftar ini. Di adaptasi dari novel berjudul Schindler’s Ark, film ini menggambarkan kisah nyata pengusaha Jerman, Oskar Schindler, yang menyelamatkan lebih dari seribu pengungsi Yahudi dari kamp konsentrasi.

Sementara film ini menerima banyak kritik khususnya karena romantisme klasik Hollywood tentang Holocaust di dalamnya, Schindler’s List tetap menjadi salah satu film terbaik tentang Holocaust yang pernah di buat. Tentunya, kehebatan film ini tidak dapat di pisahkan dari akting yang apik dari Liam Neeson, Ralph Fiennes, dan Ben Kingsley.

3. Life is Beautiful (1997)

Meski menjadi film drama perang, Life is Beautiful justru di mulai dengan tone yang agak “terang,” yang menyorot kehidupan seorang pemilik toko buku Yahudi-Italia bernama Guido Orefice (Roberto Benigni). Cerita berlanjut ketika ia menikah dengan Dora (Nicoletta Braschi) dan di karuniai seorang putra bernama Giosue (Giorgio Cantarini).

Namun, kebahagiaan mereka mulai terusik ketika Nazi Jerman menancapkan taringnya di Eropa. Kita tahu kalau sebagian besar orang Yahudi pada saat itu akan dibawa ke kamp konsentrasi Nazi. Sayangnya, hal yang sama juga terjadi pada Dora.

Demi melindungi putranya dari kengerian Holocaust, Guido pun membuat beberapa banyolan untuk membuat Giosue percaya kalau semua yang terjadi di sekitar mereka hanya permainan belaka. Cukup menyedihkan, bukan?

4. The Pianist (2002) 

Hanya ada satu kalimat yang dapat menggambarkan The Pianist: sebuah mahakarya yang mengerikan. Dalam film tersebut, sutradara Roman Polański menceritakan kisah nyata dari pianis Polandia-Yahudi, Wladyslaw Szpilman (Adrien Brody), dan bagaimana ia bertahan hidup dari pendudukan Jerman di Kota Warsawa.

Seperti Europa EuropaThe Pianist adalah kisah tentang bertahan hidup di tengah kekejian Nazi. Namun, tidak seperti Perel yang membaur dengan musuh untuk bertahan hidup, Szpilman terus melarikan diri dan bersembunyi dari kejaran Nazi sampai ia bisa “melayani” mereka dengan kemampuan pianonya.

Memanfaatkan perubahan wajah dan penampilan dari Adrien Brody, film ini sanggup menyampaikan semua emosi yang ia rasakan pada saat itu. Karena itu, tidak diragukan lagi mengapa film ini menjadikan Brody sebagai aktor termuda yang meraih Academy Award untuk kategori Aktor Terbaik.

5. The Counterfeiters (2007)

Berfokus pada banalitas kejahatan, film ini menyorot Operation Bernhard, sebuah rencana Nazi Jerman untuk memalsukan uang Inggris untuk meruntuhkan ekonomi negara tersebut. Dalam film tersebut, Salomon “Sally” Sorowitsch, seorang pemalsu terkenal Yahudi dan tahanan Nazi, di paksa memimpin Operasi Bernhard di kamp konsentrasi Sachsenhausen.

Lewat film ini, sutradara Stefan Ruzowitzky berhasil memberikan gambaran tentang lingkungan kamp yang keji, yang tentunya akan membuat kita bertanya-tanya perihal moralitas dan sisi kemanusiaan pada masa itu.

6. The Boy in the Striped Pyjamas (2008)

Sudah menyiapkan tisu yang banyak? Jika sudah, maka kalian boleh menonton film yang di adaptasi dari novel karya John Boyne ini. The Boy in the Striped Pyjamas sendiri berfokus pada persahabatan tidak biasa antara seorang bocah Jerman bernama Bruno (Asa Butterfield) dan seorang bocah Yahudi bernama Shmuel (Jack Scanlon).

Sama seperti film lainnya di artikel ini, The Boy in the Striped Pyjamas menyorot tentang berbagai kekejaman di kamp konsentrasi Nazi. Tanpa harus memberikan spoiler, akhir film ini akan memberikan pukulan telak pada kalian yang menontonnya.

7. Son of Saul (2015)

Sebagai film debut dari sutradara asal Hongaria, László Nemes, Son of Saul menceritakan kehidupan Saul Ausländer, seorang Sonderkommando Hongaria di kamp konsentrasi Auschwitz II-Birkenau pada tahun 1944.

Dirilis pada tahun 2015, film ini berhasil membuka kembali diskusi sinematik tentang Holocaust, khususnya karena subjek di dalamnya dibahas dengan sangat serius dan tidak melodramatis. Ketika menontonnya, kalian pun akan merasakan beban moral yang dibawa oleh Saul.

Meskipun dipenuhi dengan adegan yang keji, Son of Saul masih dapat menggambarkan sisi terang dalam kemanusiaan, terutama ketika Saul berusaha menemukan makna di tempat yang benar-benar tidak memberinya harapan.

Comments are closed.